Friday, January 13, 2017

Oppai Yakitori: Sate Khas Jepang dengan Konsep Street Food

Oppai Yakitori: Sate Khas Jepang dengan Konsep Street Food

Sate khas Jepang atau yakitori identik dengan sajian restoran mahal. Namun, berbeda halnya dengan Oppai Yakitori. Disini mereka mengusung konsep street food dengan harga yang bersahabat.

* * *


Mungkin aku jadi orang kesekian yang mengetahui Oppai Yakitori dari vlog-nya Bang Arief Muhammad. Iya, Bang Arief menjadi salah satu orang pencetus sate khas Jepang berkonsep street food di Indonesia. Dilihat dari vlog-nya, sate ini sangat laris manis di Jakarta. Pembeli rela mengantre untuk menikmati santapan ini.


Dari vlog tersebut, aku dibuatnya penasaran. Alhasil, aku berburu lokasi cabang terdekat yang ada di kotaku. Untungnya mereka sudah membuka cabang di Surabaya. Dengan mengantongi alamat yang ku dapat dari Instagram, aku langsung memacu sepeda motorku.





Oppai Yakitori: Sate Khas Jepang dengan Konsep Street Food


Cabang yang aku datangi berada di Jalan Manyar Kertoarjo No. 23-25, bersebelahan dengan Pizza Hut. Tempatnya terbilang mudah dijangkau karena berada di pinggir jalan raya. Yang aku suka dari tempat makan ini adalah kehadiran rombong khas kaki lima dari kayu yang berhiaskan banner merah mencolok. Sentuhan Jepang terlihat dari kehadiran lampion merah dan bonsai sakura imitasi.


Waktu itu aku tak sendirian, ada Chika yang menemaniku. Dia teman baikku dari SMP. Setelah duduk, kami berdua disodorkan daftar menu. Ada tiga pilihan yakitori yang ditawarkan: kulit, dada dan paha. Setiap porsinya terdiri enam tusuk. Oh ya, disini yakitori-nya berbahan dasar ayam. Aku memesan satu porsi campur, sedang temanku satu porsi terdiri dari paha dan dada saja. Sebagai pendamping, kami memilih onigiri tuna. Harga untuk satu porsi yakitori disini terbilang murah, hanya Rp 17 ribu (tanpa onigiri).

Oppai Yakitori: Sate Khas Jepang dengan Konsep Street Food

Oppai Yakitori: Sate Khas Jepang dengan Konsep Street Food

Oppai Yakitori: Sate Khas Jepang dengan Konsep Street Food

Oppai Yakitori: Sate Khas Jepang dengan Konsep Street Food


Kita dapat melihat langsung proses pengolahan sate khas Jepang yang kita pesan. Sebab, mereka membakarnya tepat di sebelah rombong tadi. Bagian ayam yang sudah dipotong-potong kecil ditusuk dengan bambu, dibakar di atas arang. Sesekali sate dibolak-balik agar matang merata. Setelah matang, sate disajikan di atas piring datar lalu disiram kuah gurih yang khas. Terakhir, di atasnya ditaburi wijen.


Rasa sate khas Jepang ini terbilang unik, cenderung asin gurih tak seperti sate di Surabaya pada umumnya yang manis. Perbedaan antara yakitori bagian dada dan paha dapat dilihat dari ada tidaknya potongan bawang perai. Jika ada berarti itu bagian dada, jika tidak berarti paha. Sedangkan yang kulit warnanya cenderung gelap. Yakitori terasa lebih lengkap saat disantap bersamaan dengan onigiri tuna. Sayang tunanya sedikit sekali menurutku.


Bagi kalian yang ingin mencicipi yakitori murah meriah ala pinggir jalan dapat mengunjungi Oppai Yakitori. Ada kurang lebih 25 cabang yang tersebar di 13 kota di Indonesia. Setahuku di Surabaya ada cabang, satu di Manyar Kertoarjo ini dan satu lagi di daerah Gayungsari. Untuk yang di Manyar buka setiap hari kecuali hari Senin, mulai jam 6 sampai 11 malam.



OPPAI YAKITORI SURABAYA
Cabang Manyar Kertoarjo
Jalan Manyar Kertoarjo No 23-25 (sebelah Pizza Hut)
Surabaya, Jawa Timur
Opening hours: 06.00 PM - 11.00 PM
Average spending for two: IDR 50k
Instagram: @oppaiyakitori_surabaya

LOCATION MAP