Monday, June 06, 2016

Popcon Surabaya 2016


Apa jadinya jika para kreator dalam negeri berkumpul menjadi satu. Dimana mereka dapat memamerkan hasil karya mereka sekaligus dapat bertemu dengan para pelaku industri kreatif dari dalam dan luar negeri. Bakal seru pastinya. Pemandangan seperti ini dapat kita jumpai di Popcon Surabaya 2016 yang menjadi rangkaian kegiatan menyambut Popcon Asia 2016, bulan Agustus mendatang di Jakarta.


Popcon (Popular Culture Convention) Asia sendiri merupakan ajang konvensi budaya populer terbesar di Asia yang pertama kali diadakan tahun 2012. Mengambil tema "City of Superheroes", Popcon Surabaya 2016 digelar selama dua hari dengan berbagai konten acara; mulai dari talkshow, seminar, hingga kompetisi. Bertempat di Gedung Siola, Surabaya acara ini dipadati oleh banyak pengunjung.

Panitia akan menempelkan stiker logo acara di lengan pakaian para pengunjung sebelum memasuki area Popcon Surabaya 2016. Terbagi dalam dua lantai, di lantai pertama deretan stand yang tertata rapi akan menyambut kita. Disana para kreator diberi kebebasan dalam mempresentasikan hasil karya mereka. Ada yang menuangkan karya mereka dalam bentuk poster, komik, kaos, tote bag, dan masih banyak lagi. Hasil karya mereka juga dapat kita beli, lho! Ada pula yang memamerkan keahlian menggambarnya secara langsung atau disebut live drawing. Pokoknya selama berada di acara tersebut aku dibuat kagum, semua karyanya bagus-bagus pakai banget.

Area main stage menjadi tempat talkshow dengan banyak narasumber digelar. Tentunya dengan topik yang berbeda di setiap sesinya. Saat berkunjung kesana, sedang berlangsung sesi "Idealisme dan Hidup dari Berkaya" bersama Andreanus Gunawan. Di dekat main stage, area dipenuhi dengan booth sponsor. Semakin berjalan ke dalam aku menemukan interactive wall yang ketika disentuh animasinya akan bergerak. Karya peserta Kreavi Challenge! dipajang di sudut ruangan.

Lama berkeliling area Popcon Surabaya 2016, perutku mulai lapar. Aku beranjak menuju tempat makan yang letaknya terpisah dengan area pameran. Aku memilih menu Semanggi Suroboyo yang dapat dibilang sudah jarang dijumpai di Surabaya dengan Sari Kedelai sebagai penyegarnya. Untuk area makan akan diceritakan di postingan berikutnya.

Sedangkan di lantai kedua difokuskan untuk area workshop dan seminar. Tak tanggung-tanggung pemateri yang diboyong, di antaranya ada Faza Meonk (CEO Pionicon), Andi Martin (CEO Kratoon), Sweta Kartika (Founder Ragasukma, Comic Artist), Dennis Adishwara (CEO Layaria dan Co-Founder Kratoon), Andi Taru (Founder Educa Studio), Anto Motulz (Founder, Editor at Motzer Think Creative), Gerald Sebastian (Ilustrator Kok Bisa Channel).